Rabu, 14 November 2012

PELAKU EKONOMI part 2


A.    Pelaku-Pelaku Ekonomi Dalam Kegiatan Perekonomian
Dalam kehidupan ini setiap orang melakukan kegiatan ekonomi yang berbeda-beda antara yang satu dengan yang lain ,sehingga terdapat beberapa kegiatn ekonomi, antar lain konsumen, produsen, pemerintah, dan Masyarakat luar negeri.
1.    Rumah tangga konsumsi (Konsumen)
    Rumah tangga konsumsi dapat disebut sebagai konsumen. Konsumen adalah rumah tangga yang melakukan kegiatan konsumsi untuk memenuhi kebutuhan. Rumah tangga konsumsi membutuhkan barang dan jasa dari rumah tangga produksi. Jadi, barang dan jasa yang di hasilkan dari rumah tangga produksi digunakan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga konsumsi. Rumah tangga konsumen merupakan penyedia faktor produksi.
    Penghasilan yang mereka peroleh menjadi sumber daya belui terhadap barang dan jasa yang di hasilkan perusahaan. Tidak semua penghasilam untuk konsumsi, sebagaian untuk membayae pajak dan ditabung.
    Rumah rangga konsumsi memiliki beberapa peranan dalam kegiatan ekonomi, yaitu sebagai berikut.
a.    Sebagai konsumen
Sebagai konsumen, rumah tangga konsumen berperan mengonsumsi barang dan jasa yang dihasilkan oleh rumah tangga produksi
b.    Sebagai pemasok atau pemilik faktor produksi
Faktor produksi yang ditawarkan kepada perusahaan dapat berupa tanah, tenaga kerja, modal, dan keahlian. Sebagai pemasok atau pemilik faktor produksi, rumah tangga produksi, rumah tangga konsumsi juga berhak menerima imbalan berupa sewa tanah, upah atau gaji, dan imabalan.
c.    Sebagai penerima imbalan
Imbalan berupa:
1.    Sewa tanah(bagi yang menyewakan tanah)
2.    Upah atau gaji (bagi yang menjadi tenaga kerja)
3.    Laba ( bagi yang mengandalkan keahlian bail sewa, upah, bunga, dan laba)
2.    Rumah tangga produksi (perusahaan)
    Rumah tangga produksi adalah suatu rumah tangga ekonomi yang berfungsi memproduksi barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Untuk memnuhi kebutuhan masyarakat. Untuk melakukan proses produksi, perusahaan membutuhkan faktor produksi dari rumah tangga konsumsi dan akhirnya memperoleh output sesuai dengan keinginan. Rumah tangga produsen akan memperoleh pendapatan dari penjualan barang dan jasa yang di produksinya. Sementara pengeluaran untuk biaya operasional, pembelian faktor produksi, dan pembayaran pajak kepada pemerintah
   

Peranan rumah tangga produksi dalam kegiatan ekonomi ssebagai berikut.
a.    Sebagai produsen
Sebagai prosuden, rumah tangga produksi menghasilkan barang dan jasa yang diperlukan oleh rumah tangga konsumsi pada khususnya dan masyarakat pada umumnya.
b.    Sebagai pengguna faktor produksi
Seupaya dapat menghasilkan barang dan jasa, perusahaan memerlukan beberapa faktor produksi yang sumber daya alam, bahan baku, modal, dan tenaga kerja. Perusahaan merupakan faktor-faktor produksi tersebut dari rumah tangga konsumsi.
c.    Sebagai agen pembangunan
Sebagai agen pembangunan, berarti rumah tangga produksi berperan membantu pemerintah dalam kegiatan pembangunan infrastruktur, meningkatkan sumber daya manusia, dan sebagainya.
3.    Rumah tngga Negara (pemerintah)
    Rumah tangga Negara adalah suatu rumah tangga ekonomi yang dijalankan oleh pemerinta dengan maksud mewujudkan salah satu tujuan nasional, yaitu memajukan kesejahteraan umum. Semua kegiatan pemerintah bertujuan meningkatkan kesejahteraan hidup rakyat dan UUD 1945. Peran pemerintah sebagai pelaku ekonomi diwujudkan dengan membantu BUMN menurut undang-undang nomer 9 rahun 1969.
    Beberapa pernan pemerintah dalam kegiatan ekonomi meliputi hal-hal sebgai berikut.
a.    Sebagai pengatur
Pemerintah harus mengatur lalu lintas perekonomian dalam negeri untuk menjaga stabilitas ekonomi dan mencegah terjadinya kekacuan, serta hal-hal yang dapat menimbuljkan kerugian bagi rakyat banyak. Hal ini dapat dilakukan dengan membuat undang-undang, melakukan pengawasan, serta menetapkan kebijakan fiskal dan moneter.
b.    Sebagai konsumen
Untuk melakukan tugas-tugasnya, pemerintah juga memerlukan barang dan jasa. Misalanya untuk keperluan kantor dan instansi, pemerintah memerlukan berbagai peralatan. Selain itu, untuk kesehjahteraan rakyat pemerintah harus mengalokasikan anggaran untuk menyediakan sarana dan prasaran public, seperti jalan, jembatan, rumah sakit, sekolah, dan sebagainya.
c.    Sebagai produsen (investor)
Pemerintah juga bertindak sebagai produsen dengan menjalankan berbagai perusahaan  milik Negara. Khususnya produksin barang dan jasa yang vital bagi kepentingan Negara dan bagi kesejahteraan masyarakat. Seperti perusahaan listrik Negara (PLN), pertamina, perusahaan daerah air minum (PDAM), dan sebagainya.

    Semua kegiatan pemerintah bertujuan meningkatkan kesejahteraan hidup rakyat dalam rangka mencapai cita-cita bangsa serta masyarakat adil dan makmur yang berdasarkan pancasila dan UUD 1945. Peran pemerintah sebagai pelaku ekonomi diwujudkan dengan membentuk BUMN menurut undan-undang no. 9 tahun 1969.
4.    Masyarakat ekonomi luar negeri
    Masyarakat luar negeri adalah pelaku ekonomi yang sangat pentinh. Bebrbagai kerjasama dalam bidang ekonomi dilakukan denghan masyarakat luar negeri untuk memperlancar arus perdagangan. Peranan masyarakat ekonomi luar negeri adalah sebgai berikut.
a.    Sebagai konsumen
Masyarakat ekonomi luar negeri berperan sebagai konsumen dari produk barang dan jasa yang dihasilkan, yaitu barang dan jasa yang kita ekspor keluar negeri.
b.    Sebagai produsen
Masyarakat ekonomi luar negeri berperan sebagai produsen, yang berarti mereka mengekspor barang kepada Negara kita dan kita mengkonsumsinya dengan cara menginpor barang dan jasa yang mereka hasilkan.
c.    Sebagai investor
Masyarakat ekonomi luar negeri bertindak sebagai penanam modal. Hal ini dikarenakan mereka memiliki dana yang lebih banyak.
d.    Sebagai sumber tenaga ahli
Negara-negara maju banyak memiliki tenaga-tenaga ahli disetiap bidang pekerjaan. Untuk memenuhi kekurangan tenaga-tenaga ahli di dalam negeri. Kita memenuhinya dari Negara-negara maju tersebut.

B.    Hubungan Antar Pelaku Ekonomi
1.    Diagaram Interaksi Pelaku Ekonomi (circular flow Diagram)
Dalam kegitan perekonomian. Hubungan antar pelaku ekonomi dinyatakan dalam suatu diagram , yaitu diagram interaksi pelaku ekonomi. Diagram interaksi ekonomi terdiri tiga bentuk yaitu sebagai berikut:
a.    Kegiatan Ekonomi Sederhana (Dua Sektor)
        Kegiatann ekonomi sederhana hanya dilakukan dua sektor ekonomi, yaitu rumah tangga produksi (RTP) dan rumah tangga konsumsi (RTK). Sektor pemerintahan dalam hal ini berperan sebagai sektor rumah tangga ataupun perusahaan.
        Diagram interaksi pelaku ekonomi antar rumah tangga produksi dengan rumah tangga konsumsi digambarkan sebagai berikut.

    Kegiatan ekonomi merupakan salah satu arus lingkaran. Arus tersebut berasal dari rumah tangga konsumsi menawarkan faktor-faktor produksi (tanah, tenaga kerja, modal, dan keahlian) kepada rumah tangga produksi. Kemudian rumah tangga konsumsi memperoleh balas jasa atas faktor produksi (gaji, upah, sewa bunga, dan laba) yang ia tawarkan dari rumah tangga produksi. Mereka membelanjakan pendapatan untuk membeli barangt dan jasa yang dihasilkan perusahaan. Pengeluaran konsumen ini merupakan penerimaan bagi perusahaan yang kemudian disalurkan kembali ke konsumen sebgai balas jasa faktor produksi.
Ciri-ciri kegiatan ekonomi dua sektor adalah sebagai berikut:
1.    Dalam perekonomian tidak terdapat kegiatan ekonomi yang dilakukan pemerintak dan tidak terdapat kegiatan perdagangan luar negeri.
2.    Setiap rumah tangga tidak ada yang menabung kaena setiap pendapatan di habiskan untuk membeli barang dan jasa.
3.    Setiap produsen akan menjual semua barang yang diproduksinya sehingga produsen tidak mempunyai rencana penyediaan stok barang.
4.    Semua hasil penjualan produsen digunakan untuk membayar jumlah sumber daya yang diperlukan dalam proses produksi.
5.    Dari waktu ke waktu para produsen tidak melakukan penanaman modal atau penyesuaian atas barang modal yang dimiliki.
b.    Kegiatan Ekonomi Dengan Campur Tangan Pemerintah (Tiga Sektor)
        Kegiatan ekonomi ini terdiri dari tiga pelaku yaitu perusahaan, konsumen, dan pemerintah. Campur tangan pemerintah dalam kegiatan ekonomi akan menimbulkan tiga arus baru dalam perekonomian, yaitu sebagai berikut:
1.    Arus pembayaran pajak.
2.    Arus pengeluaran dari pemerintah.
3.    Arus pembayaran dari pemerintah.
        Perekonomian tiga sektor dapat digambarkan diagram sebagai berikut:

    Rumah tanga konsumsi (konsumen) menerima pendapatan dari perusahaan dan pemerintah yang digunakan untuk membeli barang dan jasa yang di produksi oleh perusahaan dan membayar pajak kepada pemerintah. Perusahaan menerima pembayaran dari pemerintah dan konsumen atas barang dan jasa yang telah di produksi, dan membayar biaya atas faktor produksi kepada konsumen serta membayar pajak kepada pemerintah. Pemerintah mendapatkan pembayaran pajak dari konsumen dan perusahaan yang di gunakan untuk membayar gaji dan upah kepada konsumen, membeli barang dan jasa dari pemerintah dan membayar transfer kepada rumah tangga konsumen guna restribusi pendapatan.

c.    Kegiatan Ekonomi terbuka (Empat Sektor)
        Kegiatan ekonomi terdiri dari rmpat palaku ekonomi yaitu perusahaan, konsumen, pemerintah, dan masyarakat luar negeri. Kegiatan ekonomi terbuka dapat digambarkan diagram sebagai berikut.

    Kegiatan ekonomi empat sektor merupakan perluasan dari kegiatan ekonomi sebelumnya. Setiap pelaku ekonomi dapat melakukan hubungan dengan masyarakat luar negeri. Rumah tangga produksi selain m embeli barang dan jasa dari perusahaan domestic juga dpat membeli barang dan jasa dari luar negeri. Sebaliknya, perusahaan dapat menjual barang dan jasa keluar negeri.
2.    Manfaat Diagaram Interaksi Pelaku Ekonomi
a.    Bagi Pemerintah
1.    Sebagai media untuk mengendalikan stabilitas ekonomi.
2.    Sebagai alat bantu dalam mengawasi dan mengatur kebutuhan barang dan jasa dalam dan luar negeri.
3.    Untuk ,ememtukan pola pembanguna nasional.
4.    Menegetahui perhitungan dan restribusi pendapatan serta produksi nasioanal.
5.    Mengetahui tentang gambaran arus  investasi dan dana pembayaran dari dalam atau luar negeri.
6.    Pengawasan defisa Negara terhadap neraca pembayaran luar negeri.
7.    Mencari bentuk/struktur ekonomi nasional dengan perkembangan globalisasi ekonomi.
8.    Mengetahui sumber-sumber penerimaan Negara.
9.    Menjalin kerja sama internasionasional dengan Negara lain.
10.    Mengetahui hak-hak dan kewajiban Negara terhadap pelaku ekonomi lainnya.
b.    Bagi Masyarakat
1.    Sebagai media untuk mengetahui sumber-sumber produk barang dan jasa yang dibutuhkan.
2.    Sebagai mediator untuk mengetahui jenis pekerjaan yang dapat dilakukan masyarakat untuk memperoleh penghasilan.
3.    Untuk mengetahui sumber penghasilan produk yang dibutuhkan dan menawarkan faktor produksi yang dimiliki.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar